ABOUT ME
Namaku Tubagus Sukardi, aku sering dipanggil bagus, saat ini aku sedang menuntut ilmu di sekolahku SMPN 1 Abung Selatan, lebih tepatnya aku saat ini duduk di bangku kelas 9A. Aku adalah anak pertama dari dua bersaudara kandung, dan anak ke-sembilan dari sepuluh saudara tiri. Mungkin, ada banyak orang yang malu bila menjadi aku (memiliki banyak saudara tiri) tapi tidak denganku. Aku sangat bangga akan hal itu, karna dari semua anak bapakku, rata-rata mereka berhasil, sekarang tinggal aku dan adikku yang harus berhasil.
CERITA DI TAMAN KANAK-KANAK
Aku dulu bersekolah di TK Al-Zahra di daerah Propau, di kecamatan Abung Selatan. Tidak banyak hal menarik mengenai ceita di TK-ku ini. Itu karna aku sudah lupa akan kejadian-kejadian penting di sana. Tapi. kalau diingat baik-baik, bisa dibilang saat di TK aku tergolong anak yang nakal, preman (begitu kata teman-temanku), dan juga cengeng. Tapi, ya, itu lah cerita TK ku, yang aku rasa aku gak dapat mengendalikan diriku sendiri saat itu.
CERITA DI SEKOLAH DASAR
Aku dulu bersekolah di SDN 3 Tanjung Iman. Mengenai SD ku, aku rasa MUNGKIN ini bukan SD yang bisa dikatan sebagai SD, memang tidak separah SD Muhammadiyah para Laskar Pelangi, tapi SD ini memang kurang nyaman untuk belajar. Bila anak-anak SD lain duduk di kursi, maka kami duduk di atas sebuah meja yang dibalikkan, itu tidak menyenangkan.
Di kelas 5 sd, aku dulu mengikuti sebuah lomba sekecamatan, aku tidak tahu apa nama lomba tersebut, karena pada saat itu aku tidak perduli akan hal-hal seperti itu. Aku mepersiapkan sebisanya dilomba tersebut, saat awalnya aku hanya berdua dengan temanku Girenda Audina untuk mengikuti pelatihan, ya,,, bisa dibilang begitu, pada dasarnya kami hanya belajar seperti biasa, terkadang aku belajar bersama kakak-kakak kelas 6, sedangkan Giren belajar bersama adik-adik kelas 4. Aku dan Giren juga ikut bergabung dalam les yang diadakan khusus untuk kelas 6. Waktu sudah cukup lama berlalu, ternyata wakil dari Sebuah SD haruslah dua orang setiap mata pelajaran. Jadi, aku tidak sendiri, aku sebagai wakil matematika ditemani oleh temanku yg bernama Arif Dinar Yoko, sedangkan Giren ditemani oleh Desti Jelistia. Saat lomba pun tiba, kami pergi ke SDN 1 Tanjung Iman tempat lomba tersebut diadakan, waktu berlalu dan lomba pun selesai, kami pun menjalani hidup kami seperti biasanya lagi. Beberapa waktu terlewati, aku, Arif dan Giren telah mengambil piagam lomba tersebut, berarti kami harus mewakili kecamatan kami ke kabupaten. Tapi, ada satu hal yang tidak aku sukai, yaitu pemberitahuan jadwal lomba. Kami semua mendapatkan jadwalnya tepat satu malam sebelum lomba, tapi, ya... yang harus terjadi biarlah terjadi, aku menjalani lomba tersebut dangan persiapan seadanya. Tapi, seperti dugaanku hasilnya NIHIL, aku tidak dapat apapun kecuali pengalaman, itu pun biasa-biasa saja. Baiklah, itu saja tentang pengalaman SD-ku, pada dasarnya saat di SD aku sangat minim pengalaman. Itu semua karna sifatku yang kuper.
CERITA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Aku bersekolah di SMPN 1 Abung Selatan sejak tahun 2008 sampai tahun 2011. Aku masukdi kelas 7A dengan skor test yang cukup memuaskan, aku sudah lupa dengan berapa skor tepatnya. Tapi aku masih ingat saat itu aku masuk keperingkat 14, tidak terlalu buruk. Perestasiku di kelas itu juga tidaklah buruk, saat semester pertama aku menjadi peringkat satu dikelas. Tapi, kalau boleh jujur, aku agak sedikit kecewa, karena sesungguhnya saat itu aku mengharapkan untuk bisa menjadi juara umum. Tapi, toh yang sudah terjadi biarlah terjadi, Dan juga Wali Kelasku Bu Raras berkata bahwa perbedaan nilaiku dengan sang Juara Umum yaitu Dian Purnama Sari tidak jauh berbeda. Tapi, aku bisa senang karena di semester dua akulah yang menjadi juara umum, hore, begitu kataku dalam hati.
Di kelas 8, aku masuk di kelas 8A, bila kelas 7A bukan kelas unggulan, tapi, kelas ini merupakan kelas unggulan. Disini dikumpulkan para juara 1 dari tiap kelas pada saat kelas 7. Tapi, masih tetap saja tidak ada cerita yang cukup menarik agar bisa kuceritakan. Kecuali even yang sangat menyenangkan yang mengubah hidupku, yaitu OSN IX 2010.
OSN IX 2010
Sesungguhnya pada awalnya aku agak sedikit kecewa, karena aku tidak dipilih untuk mewakili SMP kami. Tapi ternyata, karena pada tahun 2010 ada cabang mata pelajaran baru, yaitu IPS, maka aku dipilih mewakili MaPel tersebut, aku belajar sekeras dan sebisa mungkin. aku membaca buku yang diberikan kepadaku dari guru-guru IPS ku. Saat perlombaan kami ber-empat sebagai wakil dari SMP ku. Rahmad Faizal wakil MTK, Muhammad Ghazy Zain wakil Biologi, Dian Purnama Sari wakil Fisika, beserata aku sebagai wakil IPS pergi ke SMP 7 Kotabumi, tempat perlombaan tersebut dilaksanakan. Kami kesana dengan mobil guru kami Pak Sudadi. Waktu berlalu begitu saja, kami sudah selesai mengerjakan soal-soal kami masing-masing. Kami tidak bisa berlama-lama disana, karena temanku Faizal harus pergi untuk mengikuti lomba PMR. Aku melewati hidupku seperti biasanya lagi.
Waktu berjalan tidak terasa, aku mendengar kabar angin bahwa aku menang dan mewakili Kabupaten kami, tapi kabar itu tidak jelas. Kejelasan pun datang, beberapa hari sebelum lomba diadakan, aku dipanggil oleh Bu Widyastuti untuk menemui Ibu Kepala Sekolah, Bu Suci Ningsih, ternyata memang benar adanya kabar tersebut, aku akan pergi ke Tanjung Karang untuk mewakili Kabupaten juga Sekolah ku.Aku belajar dengan semampuku lagi, aku berangkat dari rumah agak siang, menurut bu Wid aku tidak perlu kesekolah pagi-pagi. Setelah di sekolah aku menunggu cukup lama. Tapi itu semua memang salahku, aku datang terlalu pagi. Akhirnya aku harus menunggu cukup lama. Karena aku menunggu cukup lama aku disuruh makan dulu di warung depan sekolahku. Aku berangkat dari sekolah ke SMP 7 bersama Bu Wid sebagai Wakil Kepala Sekolah. Di SMP 7 aku berkenalan dengan temanku sesama wakil IPS, Kebutulan saat lomba Kabupaten dia duduk di sebelahku. Dari SMP 7 aku berangkat ke tempat bis yang akan kami naiki, aku duduk sebangku dengan Anisa, Jamal, Iman, dan seorang guru pembimibing biologi (aku lupa namanya). Kami tiba di Wisma di Bandar Lampung (lagi-lagi aku lupa namanya). Di sana kami mengisi formulir yang perlu di isi, kami juga di berikan sebuah kaos OSN IX 2010. Kami masuk ke kamar kamu, kebetulan sekali, kami semua mendapat kamar yang sama. Malamnya kami semua para peserta diarahkan oleh seseorang (lagi-lagi aku lupa namanya). Kami pun mengikuti lomba tersebut di sebuah SMP atau SMA (aku lupa lagi). Aku mengerjakan soal sebisaku, lalu kami pun pulang ke tempat masing-masing. Teman-teman yang dari Kotabumi pulang dengan sebuah bus, teman-teman yang dari Daerah Bukit pergi dengan bus yang berbeda, sedangkan aku pulang dengan Mobil Pribadi (entah siapa aku lupa). Nah, dengan ini selesailah event OSN IX 2010, karena perjalananku terhenti di Provinsi.
Setelah OSN IX 2010 aku harus mengikuti Ulangan Susulan, karena waktu penyelenggaraan OSN bertepatan dengan Ulangan Akhir Semester. Tapi biarlah, toh bukan hanya aku yang menjalaninya. Setelah OSN aku sudah sangat jarang berhubungan dengan teman-teman rekan OSN yang lain. Hanya berapa kali aku berhubungan telpon dan sms dengan Jamal. Tapi, itu tidak lama, karena dia selalu ganti nomor, tiba dititik dimana dia lupa untuk memberitahukan nomornya kepadaku.
Ulangan Akhir Semester telah terlewati, aku menjadi juara umum lagi. Aku melewati liburan seperti biasa, tiada yang berbeda kecuali satu hal. Tahun ini adikku masuk mendaftar ke SMP-ku tentu sebagai seorang kakak aku harus menemaninya, aku dan ibuku menemani adikku mendaftar ke SMP-ku. Dia mendaftar seperti murid lainnya. Dan liburanku berakhir tanpa cerita menarik.
Kelas 9 ini aku duduk di kelas 9A (kelasku saat ini) aku menjalani kegiataan kelas seperti biasa. Hanya sayang di kelas 9 aku terkena Rider Fever, padahal sudah lama aku melupakan kesukaan lamaku terhadap Kamen Rider. Tapi biarlah, karena setelah kupikir-pikir aku tidak rugi sama sekali menyukai Kamen Rider. Kelas 9 ini lebih aku senangi ketimbang kelas 7 dan kelas 8. Kalau aku pikir kelas 9 aku menjadi lebih dewasa. Pikiran juga mentalku. Tapi, suatu hari aku dipanggil oleh Kepala Sekolah kami. Aku disuruh oleh beliau untuk membimbing adikku untuk OSN mendatang. Ahh,,, ini akan menjadi tugas berat.
Sekian cerita tentang SMP, sudah tidak ada hal yang bisa kuceritakan lagi.
SAHABAT
Aku mempunyai beberapa teman yang baik, yang orang kusebut sahabat mereka adalah Arif Dinar Yoko, Deni Dwi Handoyo, Girenda Audina, Muhammad Ghazy Zain dan Zanu Argianto. Arif, Deni dan Giren adalah sahabat satu-sd ku, sedangkan Zanu dan Ghazy adalah sahabatku yang satu-smp.
Arif dan Deni adalah teman yang enak diajak ngobrol, meskipun kadang gak nyambung karena aku terlalu Rider Mania tapi mereka tidak protes.
Giren adalah satu-satunya sahabat wanita-ku, dia orang yang cantik, cukup pintar, dan perduli kepadaku, mungkin memang tidak sepenuhnya perduli, tapi karena itulah aku menganggapnya sahabatku.
Ghazy adalah teman ngobrol ku, entah sejak kapan aku jadi akrab dengannya.
Zanu adalah teman ngobrol ku soal Kamen Rider, Naruto, Bleach dan lain-lain. Mungkin karena kesamaan itu aku dekat dengannya.
Mereka adalah sahabatku, semoga persehabatn ini akan bertahan lama.
LOVE STORY
Sangatlah bohong bila aku bilang aku tak pernah suka atau jatuh cinta kepada seorang wanita. Itu adalah hak yang lumrah selama tidak keluar dari batas-batas ISLAM. Selama ini aku sering suka kepada seorang wanita. Tapi hanya 2 kali aku menembak mereka, itu pun hanya sebatas ungkapan rasa, tidak ada niat sama sekali untuk pacaran. Karena saya sangat sadar diri, Saya bukan orang yang Ganteng, saya Gendut mana ada wanita yang suka sama saya. Otak saya tidak cerdas amat, saya bukan orang yang tergolong cerdas. Dan kalau boleh jujur, aku sungguh tidak bisa dekat sama wanita. Itu adalah kelemahanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar