Senin, 21 Oktober 2013

She In My Dreams


Sangat jarang bagiku untuk bisa memimpikan cewek,yah mungkin aku sering memimpikan species satu itu, namun sayangnya aku di saat yang sama dengan jumlah yang sama sering melupakannya. Sampai kemaren mimpiku tentang cewek tidak lebih dari mimpi yang tidak menyenangkan.

Namun, tadi malam sudah mengubah kenyataan ini.

Meskipun aku bilang mimpi cewek, ini bukan mimpi erotis seperti mimpi basah. Meskipun jika bisa aku pingin. . tapi, aku tidak ingin membicarakan tentang ini, karena bagaimanapun juga aku tidak lebih dari seorang cowok.

Untuk sesaat aku ragubagaimana harus mengekspresikan mimpi ini, sampai aku menulis ini pun aku tidak bisa tidak ragu. Deskripsikah, narasikah, cerpenkah, aku tidak bisa mengerti bagaimana aku harus menggambarkannya.

Tapi, coba aku nikmati untuk sesaat, sebagian kecil dari mimpi yang ku punya.

-

Rumahku tempat yang sangat wajar bagiku. Menyenangkan? Mungkin, nyaman? Mungkin. Apapun yang aku rasakan saat itu tidak bisa menepik kenyataan bahwa aku merasa terlalu banyak kehadiran orang di rumah ini. Dan di antara kehadiran itu ada yang begitu spesial, begitu melekat di mataku, begitu membekasdi hatiku.

Sosoknya terlihat sangat rapuh, aku berkata begitu bukan karena dia adalah wanita dan aku menganggap wanita rapuh. Tapi tatapan di wajahnya, memberikanku eksperesi seperti itu. Lebih dari itu dia berkeringat, berkeringat yang sangat banyak. Aku tidak yakin apakah dia sakit atau kepanasan, tapi tetap saja aku tidak bisa berhenti merasa khwatir.

Kulangkahkan kaki ke arahnya, kegelisahan juga kebahagiaan terlihat jelas di wajahku. Aku sangat bahagia bisa melihat wajahnya, mungkin aku sering melihat wajah itu di dunia itu, tapi aku tidak bisa menahan diri selain merasa senang. Kegembiraan dari melihat wajahnya tiada tangdingan bagiku.

Kuusapkan tanganku ke wajahnya, rasa nostalgia dan kesenangan tidak bisa tidak kurasakan. Aku tidak bisa menolong diriku selaing merasa bahagia, dapat melihatnya, dan dapat bersamanya.

-

And that’s settled everything.  Mungkin cerita nya sangat vague, tapi aku merasa itu adalah cara yang paling baik untuk ku membawakannya.

Saat aku mengingat mimpi aku tidak bisa melakukan hal yang lain selain merasa ketidak berdayaan. Aku sama sekali tidak bisa mengingat kebanyakan dari mimpiku. Mungkin itu wajar, tapi aku juga  ingin mengingat berbagai mimpi seperti satu ini.

Anyway, mimpi terkadang membuat kita merasa ingin melakukan sesuatu di dunia nyata. Mimpi ini memiliki staf film yang asli. Meskipun aku tidak tahu siapa tokoh utama wanitanya, aku tidak bisa tidak merasa bahwa dia adalah orang yang saat ini sedang aku suka. HA.

Mimpi sangat indah, tapi dunia nyata adalah tempat aku hidup.

Lalu untuk yang terakhir disini, untuk yang membaca aku akan bertanya. Apakah orang yang mempunyai photography memory/perfect memory bisa mengingat semua isi mimpinya?

Aku sedikit penasara.

Dengan membuat sedikit epic, aku rasa aku akan menutup postingku dengan hamdalah.
Alhamdulillah.

Wassalamualaikum wr wb
Makasih udah maen, kapan-kapan mampir lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar